NITKU Adalah: Pengertian, Format 22 Digit, dan Cara Menambah di Coretax

Dokumen pajak dan kalkulator di meja kerja, ilustrasi NITKU di Coretax

NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha) adalah nomor identitas 22 digit untuk setiap lokasi usaha wajib pajak di Coretax, yang menggantikan fungsi NPWP cabang. Formatnya terdiri dari 16 digit NPWP atau NIK ditambah 6 digit nomor urut tempat usaha. Sejak Coretax berlaku pada 2025, cabang tidak lagi memiliki NPWP sendiri, dan kewajiban pajaknya dipusatkan melalui NPWP pusat.

Artikel ini menjelaskan pengertian, format, fungsi, dan cara menambah NITKU di Coretax, khususnya bagi perusahaan yang memiliki cabang, gudang, atau lokasi usaha lebih dari satu.

Dokumen pajak dan kalkulator di meja kerja, ilustrasi NITKU di Coretax

Apa Itu NITKU?

Berdasarkan PMK 81/2024, NITKU adalah nomor identitas yang diberikan untuk setiap tempat kegiatan usaha wajib pajak, termasuk tempat tinggal atau tempat kedudukan wajib pajak. Ketentuan NITKU pertama kali diatur dalam PMK 112/PMK.03/2022 sebagaimana diubah dengan PMK 136/2023, sedangkan format penomorannya diatur dalam PER-6/PJ/2024.

Format NITKU 22 Digit

BagianJumlah DigitKeterangan
NPWP pusat atau NIK16Identitas wajib pajak
Nomor urut tempat usaha6000000 untuk pusat, 000001 dan seterusnya untuk cabang

Contoh: jika NPWP pusat sebuah PT adalah 0123456789012345, maka NITKU kantor pusatnya 0123456789012345000000 dan cabang pertamanya 0123456789012345000001.

NITKU vs NPWP Cabang

AspekNPWP Cabang (sistem lama)NITKU (Coretax)
Format15 digit22 digit
Kewajiban pajak terpisahYaTidak, dipusatkan di NPWP pusat
Cara memperolehPermohonan ke KPP setempatDitambahkan sendiri di Coretax, dibuat otomatis oleh sistem

Fungsi NITKU

  • Menandai lokasi terjadinya transaksi pada faktur pajak dan bukti potong.
  • Memisahkan peredaran usaha per lokasi bagi wajib pajak yang dikenai PPh final tertentu.
  • Membantu DJP memetakan seluruh tempat kegiatan usaha wajib pajak.

Siapa yang Wajib Melaporkan NITKU?

Pasal 16 PMK 81/2024 mewajibkan wajib pajak melaporkan setiap tempat kegiatan usaha untuk memperoleh NITKU. Tempat kegiatan usaha bisa berupa kantor cabang, kantor perwakilan, gudang, unit pemasaran, atau tempat produksi dan distribusi. NITKU untuk tempat kedudukan diberikan secara jabatan saat wajib pajak mendaftar.

Cara Menambah NITKU Cabang di Coretax

  1. Login ke Coretax, lalu lakukan impersonate ke akun wajib pajak badan.
  2. Buka menu Portal Saya, pilih Informasi Umum, lalu klik Edit.
  3. Gulir ke bagian Tempat Kegiatan Usaha/Sub Unit, klik Tambah.
  4. Isi jenis TKU, nama, alamat lengkap, dan PIC TKU, lalu klik Simpan.
  5. Centang pernyataan wajib pajak di bagian bawah, lalu simpan perubahan profil.

Penambahan TKU dapat dilakukan langsung oleh PIC pusat tanpa penelitian petugas. Jika kegiatan usaha di suatu lokasi sudah berhenti, NITKU lokasi itu perlu dihapus dari Coretax.

Baca Juga: Mengenal Aplikasi Coretax Pajak: Fungsi, Fitur, dan Manfaatnya

NITKU pada Faktur Pajak

Secara umum, identitas penjual dan pembeli pada faktur pajak memakai NPWP pusat dan NITKU pusat. NITKU cabang dipilih bila transaksi benar-benar terjadi di cabang, karena identitas pada faktur harus menggambarkan transaksi yang sebenarnya. Untuk bertindak sebagai cabang, impersonate akun badan lalu pilih NITKU cabang saat membuat faktur atau bukti potong.

Baca Juga: Tutorial Lengkap Upload Faktur Pajak di Coretax

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Lupa mendaftarkan gudang atau kantor perwakilan sebagai TKU.
  • Memakai NITKU cabang pada faktur padahal transaksi terjadi di pusat, atau sebaliknya.
  • Tidak menghapus NITKU lokasi yang sudah tutup.
  • Belum menunjuk PIC TKU sehingga cabang sulit dikelola di Coretax.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu NITKU?

NITKU (Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha) adalah nomor identitas untuk setiap tempat kegiatan usaha wajib pajak, termasuk tempat kedudukan atau tempat tinggalnya. NITKU terdiri dari 22 digit: 16 digit NPWP atau NIK ditambah 6 digit nomor urut.

Apakah NITKU sama dengan NPWP cabang?

NITKU menggantikan fungsi NPWP cabang sebagai identitas lokasi usaha. Bedanya, NITKU tidak membawa kewajiban perpajakan tersendiri. Kewajiban pajak cabang dipusatkan pada NPWP pusat.

Apa arti 6 digit terakhir NITKU?

Enam digit terakhir adalah nomor urut tempat kegiatan usaha. NITKU pusat berakhiran 000000, sedangkan cabang berakhiran 000001 dan seterusnya.

Bagaimana cara menambah NITKU cabang di Coretax?

Masuk ke Coretax dengan akun badan (impersonate), buka Portal Saya, Informasi Umum, klik Edit, lalu tambahkan data pada bagian Tempat Kegiatan Usaha/Sub Unit dan simpan. NITKU dibuat otomatis oleh sistem.

Apakah gudang juga perlu NITKU?

Ya. Wajib pajak wajib melaporkan setiap tempat kegiatan usaha untuk memperoleh NITKU, termasuk kantor cabang, kantor perwakilan, gudang, unit pemasaran, atau tempat produksi.

Apakah faktur pajak memakai NITKU cabang?

Secara umum identitas pada faktur memakai NPWP pusat dan NITKU pusat. NITKU cabang dipakai bila transaksi memang terjadi di cabang tersebut, karena identitas harus menggambarkan transaksi yang sebenarnya.

Repot Mengelola Pajak Banyak Cabang di Coretax?

LegalSatu membantu pengaturan profil Coretax, pendaftaran TKU, serta pelaporan pajak bulanan dan tahunan perusahaan Anda. Lihat paketnya di layanan jasa pajak LegalSatu.

Konsultasi gratis via WhatsApp atau lihat seluruh layanan LegalSatu.

Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan disusun berdasarkan PMK 112/PMK.03/2022 sebagaimana diubah dengan PMK 136/2023, PMK 81/2024, PER-6/PJ/2024, serta panduan Coretax DJP, per September 2026. Regulasi dan praktik di lapangan dapat berubah atau berbeda antar daerah. Untuk kebutuhan hukum spesifik bisnis Anda, konsultasikan dengan tim legal LegalSatu.