Cara Membuat Rekonsiliasi Bank dan Contohnya

Rekonsiliasi bank adalah proses mencocokkan saldo kas di pembukuan perusahaan dengan saldo di rekening koran bank, lalu menjelaskan selisihnya. Rekonsiliasi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menemukan kesalahan pencatatan, transaksi yang belum tercatat, atau potensi kecurangan.

Pembayaran online dengan kartu di laptop, ilustrasi rekonsiliasi bank

Penyebab Selisih yang Umum

  • Setoran dalam perjalanan: sudah dicatat perusahaan, belum masuk bank.
  • Cek atau transfer yang belum dicairkan.
  • Biaya administrasi dan bunga bank yang belum dicatat perusahaan.
  • Kesalahan pencatatan di salah satu pihak.

Contoh Rekonsiliasi

UraianJumlah
Saldo menurut rekening koranRp52.000.000
Tambah: setoran dalam perjalananRp3.000.000
Kurang: cek belum dicairkan(Rp5.000.000)
Saldo bank disesuaikanRp50.000.000
Saldo menurut buku perusahaanRp50.150.000
Kurang: biaya administrasi bank(Rp50.000)
Kurang: pajak atas bunga(Rp100.000)
Saldo buku disesuaikanRp50.000.000

Langkah Membuat

  1. Siapkan rekening koran dan buku kas bank.
  2. Cocokkan setiap transaksi satu per satu.
  3. Tandai transaksi yang hanya ada di salah satu sisi.
  4. Buat jurnal penyesuaian untuk biaya bank, bunga, dan koreksi.
  5. Pastikan saldo disesuaikan di kedua sisi sama.

Baca Juga: Siklus Akuntansi

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa itu rekonsiliasi bank?

Proses mencocokkan saldo kas di pembukuan dengan saldo rekening koran dan menjelaskan selisihnya.

Seberapa sering rekonsiliasi bank dilakukan?

Idealnya setiap bulan.

Apa penyebab selisih saldo?

Setoran dalam perjalanan, cek belum dicairkan, biaya bank, bunga, dan kesalahan pencatatan.

Apakah perlu jurnal penyesuaian?

Ya, untuk biaya bank, bunga, dan koreksi yang belum tercatat di buku perusahaan.

Ingin Keuangan Perusahaan Selalu Cocok?

LegalSatu membantu menyusun pembukuan, laporan keuangan, dan pelaporan pajak perusahaan Anda. Lihat paketnya di layanan jasa pajak LegalSatu.

Konsultasi gratis via WhatsApp atau lihat seluruh layanan LegalSatu.

Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan disusun berdasarkan SAK EP, per September 2026. Regulasi dan praktik di lapangan dapat berubah atau berbeda antar daerah. Untuk kebutuhan hukum spesifik bisnis Anda, konsultasikan dengan tim legal LegalSatu.