Langkah-Langkah Membuat PT Baru Secara Cepat

Mendirikan Perseroan Terbatas (PT) merupakan langkah strategis bagi pelaku usaha yang ingin menjalankan bisnis secara profesional, legal, dan berkelanjutan. PT memberikan perlindungan hukum terhadap pemilik usaha, meningkatkan kepercayaan mitra dan investor, serta membuka akses ke berbagai peluang bisnis yang lebih luas.

Di era digital saat ini, khususnya hingga tahun 2026, proses pendirian PT sebenarnya dapat dilakukan secara cepat dan efisien apabila semua persyaratan telah dipahami dan dipersiapkan dengan baik. Sistem perizinan online, kemudahan regulasi, serta integrasi antarinstansi pemerintah memungkinkan pendirian PT hanya dalam hitungan hari.

Namun, masih banyak pelaku usaha yang menganggap proses ini rumit karena kurang memahami langkah-langkah membuat PT baru secara cepat dan benar. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas secara lengkap dan sistematis tahapan pendirian PT agar dapat dilakukan dengan cepat, legal, dan minim kendala.


Apa Itu Perseroan Terbatas (PT)?

Perseroan Terbatas (PT) adalah badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, menjalankan kegiatan usaha dengan modal yang terbagi atas saham, serta memiliki tanggung jawab terbatas sesuai dengan jumlah modal yang disetor.

Sebagai badan hukum, PT memiliki:

  • Hak dan kewajiban terpisah dari pemiliknya

  • Struktur organisasi yang jelas

  • Legalitas yang diakui negara

Status inilah yang menjadikan PT sebagai bentuk usaha paling banyak digunakan di Indonesia.


Keuntungan Membuat PT Baru

Sebelum membahas langkah-langkah teknis, penting untuk memahami keuntungan mendirikan PT, antara lain:

  1. Perlindungan hukum bagi pemilik usaha

  2. Meningkatkan kepercayaan klien dan mitra

  3. Mudah mendapatkan pendanaan dan investor

  4. Memiliki legalitas resmi untuk tender dan kerja sama

  5. Usaha dapat diwariskan atau dialihkan

  6. Struktur manajemen lebih profesional

Dengan memahami manfaat ini, pendirian PT menjadi investasi jangka panjang bagi perkembangan bisnis.


Persiapan Awal Agar Pendirian PT Lebih Cepat

Kecepatan dalam mendirikan PT sangat ditentukan oleh persiapan awal. Berikut hal-hal yang wajib dipersiapkan sebelum masuk ke proses formal:

  • Menentukan nama PT

  • Menentukan bidang usaha (KBLI)

  • Menentukan alamat domisili perusahaan

  • Menentukan struktur pengurus

  • Menentukan besaran modal

  • Menyiapkan dokumen identitas pendiri

Persiapan yang matang akan memangkas waktu dan menghindari revisi berulang.


Langkah-Langkah Membuat PT Baru Secara Cepat

1. Menentukan Nama PT yang Sesuai Ketentuan

Langkah pertama adalah menentukan nama PT yang akan digunakan.

Ketentuan Nama PT:

  • Minimal terdiri dari 3 kata

  • Menggunakan bahasa Indonesia

  • Tidak sama atau mirip dengan PT lain

  • Tidak bertentangan dengan norma dan hukum

  • Tidak menggunakan kata yang dilarang

Disarankan menyiapkan 3–5 alternatif nama untuk mempercepat proses persetujuan.


2. Menentukan Maksud dan Tujuan Usaha (KBLI)

Setiap PT wajib mencantumkan maksud dan tujuan usaha sesuai dengan KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia).

KBLI sangat penting karena menentukan:

  • Jenis perizinan usaha

  • Tingkat risiko usaha

  • Kewajiban izin tambahan

Pemilihan KBLI yang tepat sejak awal akan mempercepat penerbitan NIB dan izin usaha.


3. Menentukan Alamat Domisili Perusahaan

PT wajib memiliki alamat domisili yang jelas dan sah.

Pilihan domisili PT:

  • Kantor fisik

  • Ruko

  • Gedung perkantoran

  • Virtual office (sesuai ketentuan daerah)

Pastikan alamat sesuai dengan zonasi peruntukan usaha agar tidak menghambat proses perizinan.


4. Menentukan Struktur Pengurus PT

Struktur pengurus PT minimal terdiri dari:

  • Direktur

  • Komisaris

Selain itu, terdapat pemegang saham sebagai pemilik modal.

Identitas pengurus harus jelas dan memenuhi syarat hukum, seperti:

  • WNI atau badan hukum Indonesia

  • Cakap hukum

  • Tidak sedang terkena sanksi hukum tertentu


5. Menentukan Modal Dasar dan Modal Disetor

Berdasarkan regulasi terbaru, modal PT bersifat fleksibel.

Ketentuan Modal:

  • Besaran modal ditentukan oleh kesepakatan pendiri

  • Minimal 25% modal dasar disetor

  • Dibuktikan dengan pernyataan penyetoran modal

Untuk mempercepat proses, modal sebaiknya ditentukan secara realistis sesuai skala usaha.


6. Pembuatan Akta Pendirian PT oleh Notaris

Setelah semua data siap, langkah berikutnya adalah membuat akta pendirian PT melalui notaris.

Akta pendirian memuat:

  • Nama dan domisili PT

  • Data pendiri dan pengurus

  • Maksud dan tujuan usaha

  • Modal dan pembagian saham

  • Anggaran dasar perusahaan

Notaris berperan penting dalam memastikan akta sesuai ketentuan hukum.


7. Pengesahan Badan Hukum oleh Kemenkumham

Setelah akta ditandatangani, notaris akan mengajukan pengesahan badan hukum melalui sistem AHU Online.

Jika disetujui, akan terbit:

  • SK Pengesahan Kemenkumham

Sejak SK ini diterbitkan, PT resmi berstatus sebagai badan hukum.


8. Pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB)

Langkah selanjutnya adalah mendaftarkan PT ke sistem OSS Berbasis Risiko untuk mendapatkan NIB.

Fungsi NIB:

  • Identitas resmi perusahaan

  • Pengganti TDP

  • Akses kepabeanan (jika diperlukan)

  • Dasar penerbitan izin usaha

Proses ini dapat dilakukan secara online dan relatif cepat jika data sudah lengkap.


9. Pengurusan Perizinan Usaha

Setelah NIB terbit, sistem OSS akan menentukan jenis perizinan berdasarkan tingkat risiko usaha:

  • Risiko rendah: cukup NIB

  • Risiko menengah: NIB + Sertifikat Standar

  • Risiko tinggi: NIB + Izin usaha tambahan

Memenuhi izin sesuai risiko adalah syarat agar PT dapat beroperasi secara legal.


10. Pengurusan NPWP Badan

PT wajib memiliki NPWP Badan sebagai identitas perpajakan.

NPWP digunakan untuk:

  • Pelaporan pajak

  • Pembayaran pajak

  • Administrasi keuangan perusahaan

Saat ini, NPWP dapat terintegrasi dengan NIB sehingga proses menjadi lebih cepat.


11. Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan

Jika PT memiliki karyawan, maka wajib:

  • Mendaftarkan perusahaan ke BPJS Ketenagakerjaan

  • Mendaftarkan ke BPJS Kesehatan

Langkah ini penting untuk memenuhi kewajiban hukum ketenagakerjaan.


12. Membuka Rekening Bank Atas Nama PT

Rekening perusahaan diperlukan untuk:

  • Transaksi bisnis

  • Pemisahan keuangan pribadi dan perusahaan

  • Kepentingan audit dan perpajakan

Bank umumnya meminta dokumen:

  • Akta pendirian

  • SK Kemenkumham

  • NIB

  • NPWP


Tips Agar Proses Pendirian PT Lebih Cepat

  1. Siapkan data sejak awal secara lengkap

  2. Gunakan jasa notaris berpengalaman

  3. Pilih KBLI yang tepat

  4. Pastikan alamat sesuai zonasi

  5. Gunakan sistem OSS dengan teliti

  6. Hindari perubahan data berulang

Dengan strategi ini, pendirian PT bisa selesai dalam 3–7 hari kerja.


Kesalahan Umum yang Menghambat Proses

Beberapa kesalahan yang sering memperlambat pendirian PT:

  • Nama PT ditolak karena mirip

  • KBLI tidak sesuai kegiatan usaha

  • Dokumen pendiri tidak lengkap

  • Alamat tidak valid

  • Kesalahan input data OSS

Menghindari kesalahan ini akan sangat menghemat waktu dan biaya.


Kesimpulan

Langkah-langkah membuat PT baru secara cepat sebenarnya tidak rumit apabila dilakukan dengan persiapan dan pemahaman yang tepat. Digitalisasi sistem perizinan telah memangkas birokrasi, sehingga pelaku usaha dapat fokus mengembangkan bisnisnya.

Dengan mengikuti tahapan secara sistematis—mulai dari penentuan nama, pembuatan akta, pengesahan badan hukum, hingga perizinan usaha—Anda dapat mendirikan PT secara cepat, legal, dan profesional.

Mendirikan PT bukan hanya soal memenuhi syarat administratif, tetapi juga membangun fondasi hukum yang kuat untuk keberhasilan bisnis jangka panjang.

Pengen punya bisnis resmi tapi bingung cara buat PT?
Tenang, LegalSatu siap bantu! Dapatkan jasa pembuatan PT terpercaya dan gak ribet,
cuma di LegalSatu. Langsung aja ke sini dan mulai langkah pertamamu menuju kesuksesan bisnis!
Klik link berikut untuk konsultasi gratis via whatsapp