{"id":2538,"date":"2024-11-11T08:04:26","date_gmt":"2024-11-11T08:04:26","guid":{"rendered":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/?p=2538"},"modified":"2024-11-11T08:04:26","modified_gmt":"2024-11-11T08:04:26","slug":"pengertian-persekutuan-perdata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/","title":{"rendered":"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya"},"content":{"rendered":"<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Pengantar\" >Pengantar<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Pengertian_Persekutuan_Perdata\" >Pengertian Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Ciri-Ciri_Persekutuan_Perdata\" >Ciri-Ciri Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Dasar_Hukum_Persekutuan_Perdata\" >Dasar Hukum Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Jenis-Jenis_Persekutuan_Perdata\" >Jenis-Jenis Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Kelebihan_dan_Kekurangan_Persekutuan_Perdata\" >Kelebihan dan Kekurangan Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Contoh_Persekutuan_Perdata\" >Contoh Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Perbedaan_Persekutuan_Perdata_dan_Firma\" >Perbedaan Persekutuan Perdata dan Firma<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#Proses_Pembubaran_Persekutuan_Perdata\" >Proses Pembubaran Persekutuan Perdata<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#FAQ_Pertanyaan_yang_Sering_Diajukan\" >FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengantar\"><\/span><strong>Pengantar<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pelaku bisnis sering menggunakan persekutuan perdata sebagai salah satu bentuk badan usaha.\u00a0Istilah ini merujuk pada bentuk kerja sama antara dua pihak atau lebih yang saling mengikat diri untuk mencapai tujuan bersama. Hukum Indonesia mengatur persekutuan perdata dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUH Perdata), yang menetapkan pedoman hukum mengenai pembentukan, hak, kewajiban, serta pembubaran persekutuan tersebut.<\/p>\n<p>Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang pengertian, contoh, serta dasar hukum persekutuan perdata di Indonesia, membantu pembaca untuk memahami konsep ini dalam konteks hukum dan bisnis.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Pengertian Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-2586\" src=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150111.048-1024x536.jpg\" alt=\"\" width=\"735\" height=\"385\" srcset=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150111.048-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150111.048-300x157.jpg 300w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150111.048-768x402.jpg 768w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150111.048.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><\/p>\n<p>Pasal 1618 KUH Perdata menyatakan bahwa dua orang atau lebih dapat membuat perjanjian persekutuan perdata dengan menyepakati untuk memasukkan sesuatu ke dalam persekutuan guna membagi keuntungan yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.Persekutuan ini bisa terbentuk baik secara formal melalui akta tertulis maupun secara informal melalui perjanjian lisan.<\/p>\n<p>Pada dasarnya, dalam persekutuan perdata, para pihak yang tergabung berkomitmen untuk berkontribusi baik dalam bentuk uang, barang, maupun jasa, guna mencapai suatu tujuan bersama, biasanya terkait dengan kegiatan ekonomi atau bisnis.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/legalsatu.id\/jasa-pendirian-pt\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-2313\" src=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/jasa-pendirian-pt-1024x1024.jpg\" alt=\"\" width=\"735\" height=\"735\" srcset=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/jasa-pendirian-pt-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/jasa-pendirian-pt-300x300.jpg 300w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/jasa-pendirian-pt-150x150.jpg 150w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/jasa-pendirian-pt-768x768.jpg 768w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/jasa-pendirian-pt.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><\/a><\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Ciri-Ciri Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Persekutuan perdata memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dengan bentuk badan usaha lainnya, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Tidak Berbadan Hukum<\/strong>: Persekutuan perdata tidak memiliki status badan hukum yang terpisah dari para sekutunya.Artinya, hukum tidak menganggap persekutuan ini sebagai entitas yang berdiri sendiri, sehingga setiap sekutu bertanggung jawab secara pribadi atas kewajiban persekutuan.<\/li>\n<li><strong>Perjanjian Formal atau Lisan<\/strong>: Para pihak dapat membentuk persekutuan perdata melalui perjanjian tertulis (akta) atau kesepakatan lisan, sehingga pembentukannya bersifat fleksibel.<\/li>\n<li><strong>Kontribusi Para Sekutu<\/strong>:Para sekutu harus menyumbangkan modal atau keahlian untuk mencapai tujuan persekutuan.<\/li>\n<li><strong>Pembagian Keuntungan<\/strong>:<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Dasar_Hukum_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Dasar Hukum Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Beberapa pasal dalam KUH Perdata, terutama Pasal 1618 hingga Pasal 1652, mengatur dasar hukum persekutuan perdata di Indonesia. Beberapa ketentuan penting yang perlu dipahami terkait dasar hukum persekutuan perdata antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pasal 1618 KUH Perdata<\/strong>: Mengatur tentang pengertian persekutuan perdata.<\/li>\n<li><strong>Pasal 1623 KUH Perdata<\/strong>: Para pihak dapat membentuk persekutuan melalui perjanjian formal atau lisan.<\/li>\n<li><strong>Pasal 1631 KUH Perdata<\/strong>: Mengatur tentang kewajiban dan hak para sekutu dalam menjalankan kegiatan persekutuan.<\/li>\n<li><strong>Pasal 1646 KUH Perdata<\/strong>: Mengatur tentang pembubaran persekutuan, baik karena kesepakatan bersama atau sebab-sebab lainnya seperti salah satu sekutu meninggal.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Jenis-Jenis_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Jenis-Jenis Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Secara umum, persekutuan perdata dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Persekutuan Umum (Persekutuan untuk Semua Hal)<\/strong><br \/>\nDalam jenis ini, para sekutu bersepakat untuk bekerja sama dalam segala bentuk usaha atau kegiatan yang mungkin menguntungkan. Sekutu membagi semua aset, keuntungan, dan kerugian berdasarkan kesepakatan awal.<\/li>\n<li><strong>Persekutuan Khusus (Persekutuan untuk Kegiatan Tertentu)<\/strong><br \/>\nPersekutuan ini hanya dibentuk untuk kegiatan atau proyek tertentu saja, seperti kerjasama dalam proyek konstruksi atau pengadaan barang tertentu. Setelah proyek selesai, persekutuan dapat dibubarkan sesuai dengan kesepakatan awal.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kelebihan_dan_Kekurangan_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Kelebihan dan Kekurangan Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seperti bentuk badan usaha lainnya, persekutuan perdata memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum dibentuk. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangannya:<\/p>\n<p><strong>Kelebihan<\/strong>:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Fleksibilitas<\/strong>: Persekutuan perdata lebih fleksibel dalam pembentukannya, tidak memerlukan modal besar atau prosedur yang rumit.<\/li>\n<li><strong>Pembagian Risiko dan Tanggung Jawab<\/strong>:Para sekutu membagi risiko di antara mereka, sehingga beban tanggung jawab tidak sepenuhnya berada pada satu pihak.<\/li>\n<li><strong>Manfaat dari Keahlian Berbeda<\/strong>: Setiap sekutu dapat berkontribusi dengan keahlian atau aset yang mereka miliki, sehingga persekutuan lebih kuat dalam menghadapi tantangan bisnis.<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Kekurangan<\/strong>:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Tanggung Jawab Pribadi<\/strong>: Para sekutu bertanggung jawab secara pribadi terhadap utang dan kewajiban persekutuan.<\/li>\n<li><strong>Pembubaran yang Sulit<\/strong>: Persekutuan perdata dapat menjadi sulit untuk dibubarkan jika tidak ada kesepakatan bersama di antara para sekutu.<\/li>\n<li><strong>Potensi Konflik<\/strong>: Perbedaan pendapat di antara sekutu dapat menimbulkan konflik, terutama jika perjanjian awal tidak jelas.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Contoh_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Contoh Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-2587\" src=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150157.490-1024x536.jpg\" alt=\"\" width=\"735\" height=\"385\" srcset=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150157.490-1024x536.jpg 1024w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150157.490-300x157.jpg 300w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150157.490-768x402.jpg 768w, https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Personal-BRanding-2024-11-11T150157.490.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 735px) 100vw, 735px\" \/><\/p>\n<p>Salah satu contoh umum persekutuan perdata adalah kerja sama antara dua individu untuk menjalankan bisnis kecil seperti toko kelontong atau kafe.<\/p>\n<p>Kedua pihak sepakat untuk membagi modal, tenaga, dan keuntungan yang dihasilkan dari usaha tersebut.<\/p>\n<p>Contoh lain adalah persekutuan antar pengacara dalam sebuah firma hukum, di mana mereka setuju untuk bekerja sama menangani berbagai kasus hukum dan membagi pendapatan yang diperoleh dari klien.<\/p>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Persekutuan_Perdata_dan_Firma\"><\/span><strong>Perbedaan Persekutuan Perdata dan Firma<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Seringkali, persekutuan perdata disamakan dengan firma, namun ada beberapa perbedaan penting di antara keduanya:<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Firma<\/strong> adalah persekutuan yang bergerak dalam bidang profesional tertentu, seperti firma hukum atau akuntansi, sedangkan persekutuan perdata bisa mencakup berbagai bentuk kegiatan ekonomi.<\/li>\n<li>Firma biasanya berbadan hukum, sedangkan persekutuan perdata tidak memiliki badan hukum terpisah dari para sekutunya.<\/li>\n<\/ul>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Proses_Pembubaran_Persekutuan_Perdata\"><\/span><strong>Proses Pembubaran Persekutuan Perdata<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p>Pembubaran persekutuan perdata dapat terjadi karena beberapa alasan, antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Kesepakatan Bersama<\/strong>: Para sekutu sepakat untuk membubarkan persekutuan setelah mencapai tujuan atau karena alasan tertentu.<\/li>\n<li><strong>Masa Berlaku Habis<\/strong>: Para pihak mendirikan persekutuan dengan batas waktu tertentu, dan setelah waktu tersebut berakhir, mereka membubarkan persekutuan tersebut.<\/li>\n<li><strong>Salah Satu Sekutu Meninggal<\/strong>:Jika salah satu sekutu meninggal dunia, para pihak dapat membubarkan persekutuan, kecuali terdapat perjanjian yang menyatakan bahwa persekutuan akan tetap berlanjut.<\/li>\n<li><strong>Pailit atau Bangkrut<\/strong>: Jika persekutuan gagal memenuhi kewajibannya atau mengalami kebangkrutan, para pihak dapat membubarkan persekutuan tersebut melalui proses hukum.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<h2><span class=\"ez-toc-section\" id=\"FAQ_Pertanyaan_yang_Sering_Diajukan\"><\/span><strong>FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/strong><span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n<p><strong>1. Apa yang dimaksud dengan persekutuan perdata?<\/strong><br \/>\nPersekutuan perdata adalah suatu perjanjian antara dua pihak atau lebih untuk bekerja sama dengan tujuan mendapatkan keuntungan yang kemudian dibagi di antara sekutu.<\/p>\n<p><strong>2. Apakah persekutuan perdata berbadan hukum?<\/strong><br \/>\nTidak, persekutuan perdata tidak berbadan hukum, sehingga tanggung jawab para sekutu bersifat pribadi.<\/p>\n<p><strong>3. Apa dasar hukum dari persekutuan perdata di Indonesia?<\/strong><br \/>\nDasar hukum persekutuan perdata di Indonesia diatur dalam KUH Perdata, khususnya Pasal 1618 hingga Pasal 1652.<\/p>\n<p><strong>4. Bagaimana proses pembentukan persekutuan perdata?<\/strong><br \/>\nPersekutuan perdata dapat dibentuk dengan perjanjian lisan maupun tertulis antara dua atau lebih pihak yang sepakat untuk bekerja sama.<\/p>\n<p><strong>5. Apa saja jenis persekutuan perdata?<\/strong><br \/>\nJenis persekutuan perdata meliputi persekutuan umum dan persekutuan khusus.<\/p>\n<p><strong>6. Bagaimana cara membubarkan persekutuan perdata?<\/strong><br \/>\nPembubaran persekutuan perdata dapat terjadi karena kesepakatan bersama, habisnya masa berlaku, kematian salah satu sekutu, atau kebangkrutan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span data-sheets-root=\"1\">Pengen punya bisnis resmi tapi bingung cara buat PT?<br \/>\nTenang, <a href=\"https:\/\/legalsatu.id\/jasa-pendirian-pt\">LegalSatu<\/a> siap bantu! Dapatkan <a href=\"https:\/\/legalsatu.id\/jasa-pendirian-pt\">jasa pembuatan PT<\/a> terpercaya dan gak ribet,<br \/>\ncuma di <a href=\"https:\/\/legalsatu.id\/jasa-pendirian-pt\">LegalSatu<\/a>. Langsung aja ke sini dan mulai langkah pertamamu menuju kesuksesan bisnis!<br \/>\nKlik link berikut untuk <a href=\"https:\/\/bit.ly\/chatlegalsatuseo\">konsultasi gratis via whatsapp<\/a><\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengantar Pelaku bisnis sering menggunakan persekutuan perdata sebagai salah satu &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2588,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10],"tags":[],"class_list":["post-2538","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari apa itu Persekutuan Perdata beserta pengertian dan konsep dasarnya. Dapatkan penjelasan lengkap untuk memahami aspek hukum lainnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari apa itu Persekutuan Perdata beserta pengertian dan konsep dasarnya. Dapatkan penjelasan lengkap untuk memahami aspek hukum lainnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Legal Satu\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Legalsatu\/100093382801652\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-11-11T08:04:26+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1200\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"628\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Team Legal Satu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@legalsatu\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@legalsatu\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Team Legal Satu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\"},\"author\":{\"name\":\"Team Legal Satu\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/person\/616861e7644106e64c150bda83e3c77b\"},\"headline\":\"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya\",\"datePublished\":\"2024-11-11T08:04:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\"},\"wordCount\":965,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg\",\"articleSection\":[\"Hukum\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\",\"url\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\",\"name\":\"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg\",\"datePublished\":\"2024-11-11T08:04:26+00:00\",\"description\":\"Pelajari apa itu Persekutuan Perdata beserta pengertian dan konsep dasarnya. Dapatkan penjelasan lengkap untuk memahami aspek hukum lainnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg\",\"width\":1200,\"height\":628},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/\",\"name\":\"Berita dan Informasi seputar Izin Usaha & Legalitas - Legal Satu\",\"description\":\"Berita dan Informasi Terupdate Seputar Legalitas &amp; Perizinan Usaha\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#organization\",\"name\":\"Legal Satu\",\"url\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/legalsatu-square-light.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/legalsatu-square-light.png\",\"width\":500,\"height\":500,\"caption\":\"Legal Satu\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Legalsatu\/100093382801652\/\",\"https:\/\/x.com\/legalsatu\",\"https:\/\/www.instagram.com\/legalsatu.id\/\",\"https:\/\/www.tiktok.com\/@legalsatu\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/person\/616861e7644106e64c150bda83e3c77b\",\"name\":\"Team Legal Satu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91367d018713715a11192124b9ca436f3c7444d46ac921234ca1fdbe8d2a9194?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91367d018713715a11192124b9ca436f3c7444d46ac921234ca1fdbe8d2a9194?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Team Legal Satu\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\"],\"url\":\"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/author\/lsadm11\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya","description":"Pelajari apa itu Persekutuan Perdata beserta pengertian dan konsep dasarnya. Dapatkan penjelasan lengkap untuk memahami aspek hukum lainnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya","og_description":"Pelajari apa itu Persekutuan Perdata beserta pengertian dan konsep dasarnya. Dapatkan penjelasan lengkap untuk memahami aspek hukum lainnya!","og_url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/","og_site_name":"Legal Satu","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/people\/Legalsatu\/100093382801652\/","article_published_time":"2024-11-11T08:04:26+00:00","og_image":[{"width":1200,"height":628,"url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Team Legal Satu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@legalsatu","twitter_site":"@legalsatu","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Team Legal Satu","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/"},"author":{"name":"Team Legal Satu","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/person\/616861e7644106e64c150bda83e3c77b"},"headline":"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya","datePublished":"2024-11-11T08:04:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/"},"wordCount":965,"publisher":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg","articleSection":["Hukum"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/","url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/","name":"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg","datePublished":"2024-11-11T08:04:26+00:00","description":"Pelajari apa itu Persekutuan Perdata beserta pengertian dan konsep dasarnya. Dapatkan penjelasan lengkap untuk memahami aspek hukum lainnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#primaryimage","url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg","contentUrl":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/Salinan-dari-Judul-2024-11-11T150404.486.jpg","width":1200,"height":628},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/pengertian-persekutuan-perdata\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persekutuan Perdata: Pengertian, Contoh dan Dasar Hukumnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/","name":"Berita dan Informasi seputar Izin Usaha & Legalitas - Legal Satu","description":"Berita dan Informasi Terupdate Seputar Legalitas &amp; Perizinan Usaha","publisher":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#organization","name":"Legal Satu","url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/legalsatu-square-light.png","contentUrl":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/legalsatu-square-light.png","width":500,"height":500,"caption":"Legal Satu"},"image":{"@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/people\/Legalsatu\/100093382801652\/","https:\/\/x.com\/legalsatu","https:\/\/www.instagram.com\/legalsatu.id\/","https:\/\/www.tiktok.com\/@legalsatu"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/person\/616861e7644106e64c150bda83e3c77b","name":"Team Legal Satu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91367d018713715a11192124b9ca436f3c7444d46ac921234ca1fdbe8d2a9194?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/91367d018713715a11192124b9ca436f3c7444d46ac921234ca1fdbe8d2a9194?s=96&d=mm&r=g","caption":"Team Legal Satu"},"sameAs":["https:\/\/legalsatu.id\/blog"],"url":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/author\/lsadm11\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2538","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2538"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2538\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2589,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2538\/revisions\/2589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2588"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2538"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2538"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/legalsatu.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2538"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}